Mahfudzot Kelas 3 KMI Gontor Beserta Arti dan Penjelasannya (5)


لِبَشَارِ بْنِ بُرْدٍ (المتوفّى سنة ١٦٧هـ) فىِ المُعَاشَرَةِ
Syair Basyar bin Burd (Wafat 167 H) Tentang Pergaulan

إِذَا كُنْتَ فيِ كُلِّ الأُمُوْرِ مُعَاتِبًا # صَدِيْقَكَ لَمْ تَلْقَ الَّذِيْ لاَ تُعَاتِبُهُ
فَعِشْ وَاحِدًا أَوْ صِلْ أَخَاكَ فَإِنَّهُ # مُقَارِفُ ذَنْبٍ مَرَّةً وَمُجَانِبُهُ
وَإِنْ أَنْتَ لَمْ تَشْرَبْ مِرَارًا عَلَى القَذَى # ظَمِئْتَ وَأَيُّ النَاسِ تَصْفُوْ مَشَارِبُهُ
وَمَنْ ذَا الَّذِيْ تُرْضَى سَجَايَاهُ كُلُّهَا # كَفَى المَرْءُ نُبْلًا أَنْ تُعَدَّ مَعَايِبُهُ
Kalau kau selalu melihat aib pada diri sahabatmu. Maka kau tak akan menemui seorang sahabat pun yang tak memiliki aib.
Maka hiduplah sendirian atau jalinlah hubungan dengan saudaramu. Yang sesekali melakukan kesalahan, dan di lain waktu menjauhi kesalahan tersebut.
Kalau tidak mau minum kecuali hanya air yang benar-benar bersih dari kotoran, kau akan kehausan. Dan manusia manakah yang benar-benar bersih dari kesalahan?
Adakah orang yang seluruh perangainya benar-benar bisa diterima? Seseorang cukup untuk disebut mulia meskipun ia masih memiliki aib.

Syarah / Penjelasan dan Kesimpulan:
*** Belum tersedia ***

(Baca juga: Mahfudzat Kelas 3 KMI : Syair At-Thughro’i (Wafat 513 H))
(Untuk Kata Mutiara Lainnya : Kumpulan Mahfudzot Kelas 1 - 5 KMI Gontor)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel